Breaking News

Selesaikan Stadion Butuh Rp 30 Miliar Lagi


Prabumulih, RT – Pembangunan stadion olahraga yang terletak di kawasan Jalan Lingkar, saat ini pembangunannya masih terkendala, hal itu karena minimnya anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih, keadaan itu membuat pesimis pihak Pemkot, bahwa pembangunan stadion akan selesai di Tahun 2017 ini, untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot akan mengajukan usulan bantuan dana dari Pemerintah Pusat.

“Kita akan mengusulkan ke pihak Kemenpora RI, untuk dapat menyelesaikan pembangunan stadion tersebut, sebab dana yang masih dibutuhkan sangatlah besar, sekitar Rp 20 – 30 miliar lagi, sementara kita sendiri tidak mampu untuk mengeluarkan dana sebanyak itu,” kata Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM pada wartawan.

Diterangkan Ridho, pihaknya sangat berharap agar usulan yang diajukan dapat diterima Pemerintah Pusat, terlebih lagi, di tahun 2017 ini, pihak Kemenpora RI, menganggarkan dana untuk pembangunan di bidang olahraga di daerah. “Sekarang kan di MUBA, pusat membantu membangun gedung serbaguna, jadi apa salahnya kita usulkan pula agar stadion diselesaikan pusat,” ujarnya.

Meski demikian, di tahun 2017 ini, pihak Pemkot, tetap akan menganggarkan untuk pembangunan lintasan di stadion tersebut. “Kita tetap anggarkan bangun lintasan di stadion itu, karena kasihan bagi atlet kita, dulu mereka menggunakan lapangan prabujaya, sekarang sudah tidak bisa karena beralih menjadi taman kota,” bebernya.

Disampaikannya pula, sembari menunggu pembangunan selesai, pihaknya akan berusaha memamfaatkan lapangan di stadion tersebut. “Kita akan bersihkan dulu lapangannya, agar dapat dimamfaatkan menjadi lapangan bola, jadi siapapun sudah bisa menggunakannya, untuk main bola disini,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Prabumulih, M Supi ST, membenarkan bahwa pihaknya akan mengajukan usulan penyelesaian pembangunan stadion ke pusat, “Kita coba usul ke pusat, agar mereka membantu menyelesaikan pembangunan stadion, karena kalau kita, dengan anggaran yang terbatas, tidak mampu untuk segera menyelesaikannya,” pungkasnya. (01).