Breaking News

Lulusan Harus Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Bukan Malah Cari Kerja


Prabumulih, RT – Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM meminta agar para lulusan baik dari Universitas maupun yang hanya tingkat sekolah menengah atas (SMA) sederajat, untuk berusaha menciptakan lapangan kerja mandiri, sehingga mampu mengubah paradigm lama yang hanya berfikiran mencari kerja atau bekerja pada orang lain.

“Rubahlah pola fikir yang hanya cari kerja, tapi membuka lowongan kerja mandiri, itu sangat diperlukan, para lulusan mesti punya sikap seperti itu, itu namanya tangan dibawah, yang hanya ingin bekerja dengan orang lain, kebanyakan sekarang seperti itu, apalagi banyak lulusan dihasilkan setiap tahunnya, sementara lapangan kerja masih sedikit, jadi pekerjaan yang ada tak seimbang dengan lulusan,” katanya seusai, acara angkat janji dan pemasangan Cap mahasiswi angkatan IX, Akademi Kebidanan Rangga Husada, di aulapraja husada RSUD Prabumulih, (7/3/17).

Apalagi, dilanjutkan Ridho, para lulusan mesti harus dapaat membanggakan orangtuanya, yang telah bersusah payah membiayai pendidikan anak – anaknya. “Karena itu, kalau mau cepat berhasil, beranilah buka lapangan kerja sendiri,” ujarnya.

Selain itu, untuk sector kesehatan, Wako mengharapkan agar juga mengubah mindset dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. “Yakni harus datangi pasien kerumahnya, bukan malah didatangi seperti sekarang, contoh kalau ada yang mau melahirkan, dokternya yang dating kerumah, bila itu terjadi, maka si pasien dapat efisiensi waktu dan biaya, dokternya juga dapat tunjangan perjalanan, dan para bidan akan dapat tertampung semuanya, tidak mesti harus di rumah sakit, bila demikian maka masyarakat dapat terlayani dengan baik, dan mereka akan puas, itu namanya pendidikan gratis yang berkualitas, ini intruksi saya pada Dinas Kesehatan, untuk mengaplikasikannya di lapangan,” bebernya.

Sementara itu Direktur Akbid Rangga Husada, Desti Widya Astuti, menyampaikan bahwa pemasangan cap kali ini merupakan yang kesembilan kalinya, sejak Akbid Rangga Husada berdiri di tahun 2008 lalu. ‘Ada 32 orang yang lulus hari ini, mereka selanjutnya akan melakukan praktek keperawatan dan bersalin di Rumah sakit, dan Puskesmas serta Rumah bersalin di Prabumulih, karena itu kita harapkan bimbingan yang baik pada lulusan kita dari pihak terkait,” tandasnya.

Disampaikannya pula, pihaknya juga memberikan bingkisan dan piagam serta mendapat tabungan dari pihak Bank Sumsel Babel terhadap mahasiswi berprestasi. “Salah satunya terhadap Mahesi Puji, yang lulus dengan mendapatakan IPK 3,90, selaku peringkat pertama yang lulus hari ini,” pungkasnya. (01).