Breaking News

Tingkatkan Gerak Ekonomi Masyarakat Dengan Perbanyak Pasar Tradisional

Prabumulih, RT – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), berencana akan memperbanyak pasar tradisional atau pasar kalangan, yakni dengan membangun dan memperbaiki gedungnya pada setiap Kelurahan dan Desa Di Kota Prabumulih, diharapkan dengan banyaknya pasar tradisional maka akan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitarnya.

Kepala Disperindag Kota Prabumulih, Junaidi Sip, mengatakan sebagai bentuk realisasinya pada tahun 2017 ini, akan dibangun di dua tempat terlebih dahulu, yakni di dua kecamatan yang berbeda terdiri Kecamatan Cambai dan Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT). “Tahun ini anggaran Cuma untuk dua gedung dulu, nah tahun depan 2018 insya Allah empat pasar. Tiga bangunan gedung baru satu untuk revisi atau perbaikan gedung yang sudah ada, mudah-mudahan dapat terealisasi,” katanya pada wartawan, (14/3).

Menurutnya, dengan pembangunan pasar tradisional ini, diharapkan dapat menjadi penggerak perekonomian masyarakat. “Rencananya sama seperti bangunan kalangan di Kelurahan Sindur. Hanya saja direncanakan lebih luas. dengan begitu diharapkan transaksi di kalangan tersebut terus meninggat dan kehidupan masyarakat bisa lebih baik,” bebernya.

Junaidi juga menerangkan, saat ini rencana pembangunan gedung pasar tradisional atau kalangan di kedua kecamatan tersebut sudah masuk dalam masa tender. “Jika sudah selesai proses tender maka pembangunan akan segera di realisasikan dalam waktu dekat ini,” bebernya.

Sementara Kepala Bidang perdagangan, Idris menambahkan sampai saat ini belum banyak Kelurahan dan Desa yang memiliki bangunan Pasa tradisional. Bangunan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak pada perekonomian masyarakat. “Kalau bangunan kalangan itu bagus, kan bisa menampung banyak pedagang. Nah dengan begitu warga setempat juga bisa jualan. Baik hasil pertanian maupun berbagai jenis makanan yang bisa dijual kepada para pendatang di kalangan,” tandasnya.

Sementara itu, Edi (45) warga Desa Jungai, menyampaikan dirinya mengharapkan agar ada pasar permanen di wilayahnya, agar masyarakat tidak pergi jauh lagi, kalau akan berbelanja. “Kita mengharapkan agar di tempat kita, ada pasar permanen, kalau sekarang kan, sifatnya masih kalangan, ada pada waktu tertentu, kalau mau ke pasar Inpres, kan jauh dari kita, jadinya jika memang benar akan ada pembangunan pasar di wilayah kita, masyarakat akan sangat mendukung,” pungkasnya. (01).