Breaking News

Omzet Terus Turun, Planet Surf Tutup


Prabumulih, RT – Karena kesulitan mendapatkan pelanggan, sementara omzet terus mengalami penurunan, membuat Planet Surf Prabumulih yang berlabel store fashion branded, terpaksa harus menutup gerainya yang berlokasi di Jalan Jend. Sudirman samping bank sumsel babel di Prabumulih, demikian diungkapkan oleh Dwi salah seorang penanggungjawab store planet surf di Prabumulih, (2/8).

Menurutnya, meski telah berdiri selama 3 tahun, serta pihaknya sudah menggeber berbagai diskon, namun tetap tidak mampu menarik minat pembeli di Prabumulih. Bahkan upaya terakhir pihaknya dengan memberikan diskon hingga 80 persen terhadap beberapa jenis brand tertentu, tetap saja tidak mampu menarik minat pembeli.

Diakuinya masyarakat Prabumulih, masih belum mengerti tentang brand sehingga mempengaruhi harga jual fashion yang tinggi. “Kita menduga factor yang mempengaruhi sepinya penjualan, mungkin masyarakat belum mengerti brand bagus a. Selain faktor biaya operasonal yang terus meningkat, dan peendapatan kami terus menurun, sehingga kami besar pasak daripada tinga,” katanya pada wartawan.

Karena itulah, pihaknya terpaksa menutup store di Prabumulih, serta mengalihkan barang di store Prabumulih, untuk dikembalikan ke Palembang. “Mau gimana lagi, upaya terakhir kita dengan memberikan diskon hingga 80 persen dari harga normal dari beberapa brand seperti ripcul dan isight, sedangkan jenis brand lain seperti juice emetic, volcom, dan planet surf sebesar 20 persen, tetap tak ada minat dari pembeli disini, ditambah lagi kontrak sewa kita segera berakhir, jadi mau tak mau kita harus tutup,” bebernya.

Terkait dengan bakal adanya citymall di Prabumulih, Dwi menyangsikan bahwa mall tersebut akan ramai atau banyak pembeli, pertimbangan utamanya lokasi mall yang tidak strategis jelas akan mempengaruhi sedikitnya pembeli. “Kita yang lokasi strategis dalam kota saja sepi pembeli, apalagi mall yang berada di jalan lingkar jauh dari keramaian. Intinya masyarakat Prabumulih harus tahu brand dulu, agar minat untuk beli baru timbul,” pungkasnya. (01).